
Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati S.H., M.H., CMA., CSSL.
Komisaris Independen Bank Mandiri Periode 2025 – 2030, adalah sosok perempuan Indonesia yang menginspirasi. Lahir di Kuningan, Jawa Barat, pada tanggal 4 Maret 1965.
Beliau telah menorehkan jejak yang signifikan dalam dunia hukum dan kini melebarkan sayapnya ke ranah perbankan sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri untuk periode 2025 hingga 2030.
Perjalanan kariernya yang cemerlang, mulai dari seorang staf tata usaha di kejaksaan hingga menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) perempuan pertama di Jawa Timur, dan kini menduduki posisi strategis di salah satu bank terbesar di Indonesia, merupakan bukti dedikasi, keuletan, dan kecerdasan beliau.
Masa kecil beliau di Kuningan menjadi fondasi bagi pembentukan karakternya. Pendidikan formalnya dimulai dari SDN 2 Kuningan (lulus 1976), dilanjutkan ke SMPN 2 Kuningan (lulus 1980), dan kemudian SMAN 1 Kuningan dengan program IPA (lulus 1983).
Ketertarikan pada ilmu pengetahuan dan keinginan untuk terus belajar membawanya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, di mana beliau meraih gelar sarjana di bidang Sastra Indonesia pada tahun 1987.
Namun, panggilan jiwa untuk berkontribusi dalam penegakan hukum mengantarkannya untuk kembali melanjutkan studi di Universitas Islam Jakarta, meraih gelar sarjana di bidang Ilmu Hukum pada tahun 1994.
Semangat belajarnya tak pernah padam. Beliau terus mengasah pengetahuannya dengan meraih gelar Magister Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM Jakarta pada tahun 2004, dan kemudian mencapai puncak pendidikan formal dengan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2012.
Pengakuan atas dedikasi dan keahliannya di bidang hukum semakin lengkap dengan dianugerahkannya gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada tahun 2025.
Karier beliau di dunia hukum dimulai pada tahun 1989, ketika beliau bergabung dengan Kejaksaan sebagai staf tata usaha. Ketekunan dan kemampuan yang dimilikinya membukakan jalan untuk menjadi seorang jaksa pada tahun 1995.
Sejak saat itu, kariernya terus menanjak, menduduki berbagai posisi penting yang menguji kemampuan kepemimpinan dan pemahaman hukumnya.
Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri di Metro (Lampung) dan Cibinong, menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan memimpin institusi penegak hukum di tingkat daerah.
Pengalaman dan reputasi yang solid mengantarkan Mia Amiati pada jenjang karier yang lebih tinggi di tingkat provinsi dan nasional. Beliau dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, di mana beliau menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum di wilayah tersebut.
Selanjutnya, beliau menduduki posisi strategis sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada JAM Intel Kejagung RI, sebuah jabatan yang menuntut pemahaman mendalam tentang implikasi hukum dalam proyek-proyek strategis nasional.
Puncak karier beliau di institusi kejaksaan terjadi pada tanggal 2 Maret 2022, ketika beliau dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sejarah mencatat beliau sebagai perempuan pertama yang menduduki posisi prestisius tersebut.
Selama memimpin Kejati Jawa Timur, Mia Amiati dikenal sebagai sosok yang progresif dan memiliki visi yang kuat dalam penegakan hukum yang berkeadilan.
Salah satu inisiatifnya yang menonjol adalah penerapan keadilan restoratif melalui pendirian Rumah Restorative Justice (RJ) di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Langkah ini menunjukkan pemahaman beliau bahwa penegakan hukum tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga pada upaya memulihkan kerugian korban dan menciptakan perdamaian dalam masyarakat. Kontribusi beliau dalam penegakan hukum juga diakui melalui berbagai penghargaan yang diterimanya.
Setelah mengabdikan diri selama bertahun-tahun di institusi kejaksaan dan memasuki masa purna bakti pada tanggal 27 Maret 2025, babak baru dalam karier beliau dimulai.
Beliau dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Komisaris Independen Bank Mandiri untuk periode 2025 hingga 2030.
Penunjukan ini menunjukkan pengakuan atas integritas, profesionalisme, dan pemahaman beliau yang mendalam tentang hukum, tata kelola perusahaan, dan dinamika sosial.
Sebagai Komisaris Independen, beliau diharapkan dapat memberikan perspektif yang objektif dan independen dalam pengawasan dan pengambilan keputusan strategis Bank Mandiri, salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia.
Perjalanan hidup dan karier Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati S.H., M.H., CMA., CSSL. adalah cerminan dari kegigihan, dedikasi, dan kemampuan seorang perempuan Indonesia dalam meraih kesuksesan di bidang yang didominasi oleh laki-laki.
Beliau tidak hanya berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah Kejaksaan Republik Indonesia sebagai Kajati perempuan pertama di Jawa Timur, tetapi juga kini siap memberikan kontribusi berharga bagi kemajuan sektor perbankan nasional.
Kiprah beliau menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan, untuk berani bermimpi tinggi dan berjuang untuk mencapai cita-cita mereka. Dengan latar belakang yang kuat di bidang hukum dan pengalaman kepemimpinan yang luas, Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati diharapkan dapat membawa perspektif yang segar dan konstruktif bagi Bank Mandiri dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
Penulis : Dedik
